Selasa, 28 Agustus 2012

Akan Kembali Bertemu


Hari baru terus lahir bersama sang matahari
Detik berlalu dan terus berjalan tanpa henti
Hingga tiba sang rembulan datang menjemput
Dalam pelukannya para pahlawan beristirahat

Hari-hari kehidupan bergulir dan berputar
Tahun pun berganti dalam waktu yang berpusar
Pertemuan dan perpisahan terus terjadi
Sejalan dengan kelahiran dan kematian

Waktu-waktu ku bertemu denganmu
Awal hatiku melihat kehadiranmu
Semua kenangan itu akan terhapus
Akan tetapi cinta tak akan terpupus

Percayakah dirimu?
Ketika ku katakan kita akan kembali bertemu
Bukan suatu kesombongan yang arogan
Hanya sebuah harapan dari hati terdalam

Kita akan dapat kembali bertemu, selalu
Sekalipun kehidupan telah berganti
Antara diriku dan dirimu, antara dua hati
Berapa pun kelahiran dan kematian

Saat ketika ku menutup mata
Di tengah kegelapan yang menyelimuti
Di tiap kesedihan akan suatu perpisahan
Sebuah sinar memanggil suatu harapan
Di manapun kita berada nanti
Sejauh apapun kita terpisah
Kita akan dapat kembali bertemu
Sekalipun pikiran tidak lagi saling mengenal
Namun hati kita akan mengetahuinya
Kasihmu dan kasihku akan saling mengenal
Kembali menyatu membentuk hati yang utuh

My Life


Kehidupan yang penuh warna
Tak hanya sekedar hitam dan putih
Kehidupan yang mempesona
Tak hanya sekedar senang dan sedih

Ketika aku berdiam diri merenung
Melihat tak hanya masalah
Bagai tersadar dari tidur panjang
Hati dan jiwaku terpana

Kehidupan yang begitu indah
Berkilauan bagai intan
Kehidupan yang sangat memukau
Bercahaya bagai bintang

Ia telah membentukku
Dengan kesedihan dibuatnya aku kuat
Dengan air mata dilunakkannya hatiku
Bahkan rasa sakit dipakai sebagai guru

Ia terus memahatku
Dengan segala kekalahan
Dengan segala kemenangan
Apapun itu untuk melengkapi hatiku

Mungkin ini yang aku butuhkan
Ketika hidup tak lagi bergairah
Berdiam diri sejenak
Menenangkan hati dan pikiran

Memang ini yang aku butuhkan
Mulai berhenti melihat masalah
Tapi memandang melampaui yang ada
Sadar bahwa masih ada Dia
Sang Pencipta yang lebih besar dari masalahku
Sumber kehidupanku yang bisa diandalkan

Minggu, 26 Agustus 2012

Try to Learn


Keinginan hati tiada berujung
Seakan tiada waktu bergelung
Terus mencari dalam giat
Tanpa mengerti apalah niat

Melihat musuh bagai teman
Memandang kawan bagai lawan
Dalam kesendirian terus berjalan
Manalah jiwa dapat bertahan

Dalam hati terus termenung
Dalamnya pikiran tak terbendung
Apalah daya melawan hati
Ketika diri tak dapat di siasati

Terus berhati-hati dalam melangkah
Siapa sangka hidup bertemu tuah
Andai waktu dapat diputar
Andai kesempatan dapat ditukar

Ketika hilang asa di diri
Tiada emas dapat diberi
Terus bersujud kepada-Nya
Agar terjaga jiwa dan raga

Sepi


Musik dan nyanyian
Tawa riang dan senda gurau
Berbaur  jadi satu dalam keramaian
Namun hatiku sunyi

Orang-orang trus berdatangan
Dengan kebahagiaan mereka
Mengusir bayang kesepian
Namun tidak di hatiku

Benci pada kesendirian
Benci pada kesepian
Namun itulah yang dirasakan
Namun itulah yang dihadapi

Ingin menangis dan merintih
Namun tak tahu bagaimana
Ingin marah dan lari
Namun tak tahu pada siapa

Keramaian di sekeliling…
Keramaian di sekeliling…
Keramaian di sekeliling…
Namun tidak di hatiku